![]() |
| Sekda Bengkalis Dr. Ersan Saputra TH menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Ranperda Perubahan APBD 2025. (Foto: Istimewa) |
BersamaKitaNews.com, Bengkalis - Bupati Bengkalis Kasmarni melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Ersan Saputra TH menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis di ruang Rapat DPRD Kabupaten Bengkalis, Senin (22/09/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2025.
Rapat dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan dan didampingi Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bengkalis H. Misno, serta diikuti 26 anggota DPRD Kabupaten Bengkalis.
Pandangan pertama disampaikan Fraksi PDI Perjuangan melalui Zam-Zami menyatakan bahwa sepakat dengan rekomendasi Badan Anggaran DPRD terkait pagu anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta penyerapan anggaran dalam pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2025.

Selanjutnya, Fraksi NasDem melalui Rumbin Sitio menilai Ranperda dan Nota Keuangan Perubahan APBD 2025 telah disusun sesuai tahapan yang diatur dalam Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025.
Dari Fraksi Gerindra, Tantowi Saputra Pangaribuan menegaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun belanja daerah telah dianggarkan sesuai penyampaian Nota Keuangan, sehingga pihak kami sepakat agar Ranperda dibawa ke tahap pembahasan selanjutnya.
Kemudian, Fraksi PKS melalui Hj. Nurhasana menyatakan menerima Ranperda Perubahan APBD 2025 dan juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang dinilai semakin baik dalam penyusunan APBD, sehingga program pembangunan bisa lebih tepat waktu, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Lalu, Fraksi PKB melalui Suyanto menilai perubahan APBD 2025 merupakan upaya menjawab dinamika pembangunan sekaligus mengakomodasi aspirasi masyarakat.
"Kami mengapresiasi pemerintah daerah yang telah melunasi utang Rp800 miliar pada tahun sebelumnya, sehingga tersisa hanya sekitar Rp80 miliar. Langkah ini memperkuat kondisi fiskal daerah," ujar Fraksi PKB melalui Suyanto.

Sementara itu, Fraksi Amanat Perindo Persatuan melalui Dapot Hutagalung mengingatkan pemerintah daerah agar berhati-hati dalam menyusun asumsi pendapatan dan menegaskan bahwa penyusunan APBD dilakukan secara realistis serta proporsional, guna menghindari defisit dan tunda bayar seperti yang pernah terjadi pada tahun sebelumnya.
Menanggapi pandangan umum fraksi, Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Ersan Saputra TH menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD atas pandangan umum fraksi DPRD Kabupaten Bengkalis yang telah disampaikan menjadi spirit.
"Dalam menyelaraskan persepsi, ide, dan gagasan, serta menjadi energi positif untuk mewujudkan pemerataan pembangunan. Tujuan kita bersama adalah Bengkalis Bermarwah, Maju, dan Sejahtera (Bermasa), serta Unggul di Indonesia," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Ersan Saputra TH.
Rangkaian kegiatan rapat paripurna ini dihadiri Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
(Maj/Bkn)




