![]() |
| Suasana pertemuan Pemdes Muara Basung dan BPD bahas aspirasi masyarakat. (Foto: Muhammad Ajaji/Bersamakitanews.com) |
BersamaKitaNews.com, Pinggir - Pemerintah Desa Muara Basung terus memperkuat sinergi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Muara Basung guna memastikan aspirasi masyarakat terserap dan terakomodasi secara optimal dalam setiap kebijakan desa yang berlangsung di Kantor BPD Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, Senin (02/02/2026).
Dalam pelaksanaannya, BPD Muara Basung tidak hanya berfungsi sebagai penampung aspirasi masyarakat, tetapi juga berperan aktif melakukan pengawasan terhadap kinerja lembaga-lembaga desa agar pelayanan publik berjalan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Hal ini disampaikan langsung Kepala Desa Muara Basung Akhyar Mukmin, S.IP., M.IP., mengatakan bahwa pentingnya sinergi dan kebersamaan dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai upaya memperkuat penyerapan serta pengakomodasian aspirasi masyarakat di tingkat desa.
"BPD memiliki peran strategis dalam menjembatani kepentingan warga dengan pemerintah desa. Salah satu bentuk nyata sinergi tersebut ditunjukkan melalui kehadiran rutin anggota BPD setiap hari Senin untuk melaksanakan penjaringan aspirasi masyarakat," terang Kades Akhyar saat diwawancarai Wartawan BersamaKitaNews.com, Senin (02/02/2026) siang.

Dikatakannya, BPD secara konsisten hadir untuk mendengar langsung masukan masyarakat. Selain itu, BPD juga menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja lembaga-lembaga desa agar tetap berjalan sesuai ketentuan. Hubungan antara pemerintah desa dan BPD tidak hanya sebatas kemitraan formal, tetapi dibangun atas dasar kebersamaan dan rasa kekeluargaan.
"Tidak ada kepentingan lain selain komitmen bersama untuk membangun desa dan melayani masyarakat secara optimal. Bagi kami, BPD bukan hanya mitra kerja, tetapi juga teman dalam membangun desa. Hubungan yang terjalin sangat erat dan harmonis," ungkapnya.
Ditambahkannya, sinergi yang solid antara pemerintah desa dan BPD menciptakan suasana kerja yang nyaman dan kondusif. Hal ini dinilai berdampak langsung terhadap efektivitas pelayanan publik, serta keberhasilan program pembangunan desa yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat.
"Kami berharap pola kerja sama yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun kolaborasi yang sehat, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
(Maj/Bkn)




