![]() |
| Bupati Bengkalis Kasmarni memimpin Rapat Koordinasi bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat. (Foto: Istimewa) |
BersamaKitaNews.com, Bengkalis - Dalam rangka memperkuat sinergi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh unsur yang ada, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda dan Tokoh Masyarakat di Aula Dang Merdu, Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Senin (15/09/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis Kasmarni menjelaskan bahwa pelaksanaan rakor ini merupakan tindak lanjut dari instruksi menteri dalam negeri untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, forkopimda, serta unsur masyarakat.
"Forum ini juga menjadi wadah strategis untuk menjaga persatuan, kondusivitas, serta merumuskan langkah bersama menghadapi dinamika sosial, ekonomi, dan politik. Forum ini juga sekaligus langkah koordinasi dalam mengantisipasi dan memitigasi berbagai dampak isu nasional terhadap stabilitas daerah," terang Bupati Bengkalis Kasmarni.
Selain itu, Bupati Bengkalis Kasmarni meyakini semua kita berkeinginan agar daerah ini tetap kondusif, aman, dan tenteram dari sisi sosial kemasyarakatan. Kami juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan stabilitas daerah.
"Dukungan, partisipasi, serta sinergi dari Forkopimda, instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, insan pers, hingga elemen masyarakat sangat dibutuhkan. Melalui Rakor ini, diharapkan lahir strategi lintas sektoral dalam menjaga stabilitas daerah dari sisi keamanan, sosial, ekonomi, maupun politik," ungkapnya.
Dijelaskannya, stabilitas adalah pondasi utama agar pembangunan dapat berjalan lancar, sehingga berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Adapun beberapa langkah strategis, yakni antara lain tentang keamanan untuk mengaktifkan kembali siskamling sebagai metode pencegahan gangguan ketertiban berbasis partisipasi masyarakat.
"Tentang ekonomi untuk menekan inflasi, meningkatkan produksi pangan, mengoptimalkan investasi, memperbaiki iklim usaha, serta memaksimalkan potensi pasar domestik dan internasional. Kemudian tentang sosial untuk membangun komunikasi dialogis dengan masyarakat, menggelar doa lintas agama, serta mendorong pendekatan humanis dalam merespons aspirasi masyarakat," ujarnya lagi.

Ditambahkannya, tentang politik juga memastikan transparansi, menghindari penyalahgunaan kekuasaan, memperkuat komunikasi antar partai, dan mendorong peran masyarakat sipil dalam pengawasan serta tentang isu prioritas untuk membahas sejumlah isu penting yang tengah dihadapi Kabupaten Bengkalis.
"Tingginya angka kejahatan narkoba serta progres pembentukan BNNK Bengkalis, kesiapsiagaan menghadapi bencana, termasuk karhutla, banjir, dan abrasi, serta pencegahan penyebaran paham radikal yang dapat memecah belah masyarakat," jelasnya.
Kemudian itu, edukasi masyarakat juga tidak mudah percaya berita hoaks, pencegahan tindak pidana baik oleh aparatur maupun masyarakat, peningkatan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan murah, serta penguatan SDM, kesehatan, dan kolaborasi pentahelix penurunan stunting.
"Dukungan terhadap program strategis pemerintah pusat dan daerah. Penguatan akses pembiayaan dari pusat di luar APBD dan Efisiensi belanja daerah agar lebih tepat guna," tuturnya.
Dengan adanya forum strategis ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama Forkopimda optimis sinergi lintas sektor semakin solid demi terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju, Sejahtera (Bermasa) dan Unggul di Indonesia.
Rakor ini turut dihadiri Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso, Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, Kajari Bengkalis Nadda Lubis, Danramil 01/Bengkalis Kapten Arm Yogi Sudarso, Wakil Ketua I DPRD Bengkalis M. Arsya Fadillah, Ketua Pengadilan Agama Bengkalis Rahmatullah Ramadan D, Danposal Bengkalis Lettu Laut Nirwan Hastya, Sekretaris Daerah Bengkalis Dr. Ersan Saputra TH, serta para Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Bengkalis.
Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi, seperti Ketua MKA LAMR Bengkalis Datuk Seri Ilham Noer, Ketua DPH LAMR Bengkalis Syaukani Al Karim, Ketua Baznas Ismail, Ketua Paguyuban Jawa Harianto, Ketua Muhammadiyah Dahen Tawakkal, Ketua Pemuda Pancasila Asep Setiawan, serta perwakilan KPU, Bawaslu, Imigrasi, Bea Cukai, BPS, IAIN Bengkalis, perusahaan BUMN/BUMD, perbankan, ormas, OKP, dan tokoh-tokoh lintas sektor lainnya.
(Maj/Bkn)




