![]() |
| Bupati Bengkalis Kasmarni menerima cendera mata dari Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris. (Foto: Istimewa) |
BersamaKitaNews.com, Bengkalis - Bupati Bengkalis Kasmarni menyambut baik kedatangan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris yang melakukan kunjungan resmi ke Pemerintah Kabupaten Bengkalis di Wisma Sri Mahkota, Rabu (15/10/2025).
Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai merupakan satuan pelaksana utama TNI AL di wilayah pesisir timur provinsi riau yang memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan perairan Selat Malaka, mendukung operasi maritim, dan pemberdayaan potensi maritim masyarakat pesisir.
Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Danlanal Abdul Haris beserta rombongan atas kunjungan di Negeri Junjungan, yakni Kabupaten Bengkalis.
"Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah pesisir dan mendukung program pemberdayaan masyarakat," ujar Bupati Bengkalis Kasmarni.
Dikatakannya, semoga kunjungan ini memperkuat kerja sama kita ke depan. Pemerintah Kabupaten Bengkalis selalu terbuka dan siap berkolaborasi dengan TNI AL dalam berbagai kegiatan pembangunan maupun kemasyarakatan.

"Kami siap berkolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh sinergi, terutama dengan TNI AL yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga wilayah laut," pungkasnya.
Sementara itu, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris menegaskan bahwa pentingnya kehadiran TNI AL di wilayah Bengkalis yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.
"Kita harus hadir di laut untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, sekaligus memberdayakan potensi maritim. Jika tidak, kita hanya akan menjadi penonton di perairan kita sendiri," terang Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris.
Selain itu, Abdul Haris juga mengungkapkan bahwa TNI AL terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui penguatan armada laut dengan kapal-kapal berstandar NATO, menjadikan posisi Indonesia semakin strategis di kawasan.
"Kami menyinggung kolaborasi antara TNI AL, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mengatasi berbagai ancaman di perairan, termasuk penyelundupan narkoba. Minggu lalu, dalam operasi bersama telah berhasil diamankan narkoba seberat 31,827 kilogram," ungkapnya.

Dijelaskannya, ini merupakan bukti nyata sinergi antar lembaga dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut. Kerja sama lintas instansi menjadi kunci utama dalam mewujudkan keamanan wilayah pesisir sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat nelayan.
"Selain fokus pada aspek pertahanan, kami juga berkomitmen menjalankan berbagai program sosial dan pembinaan masyarakat di wilayah pesisir Bengkalis," tuturnya.
Bupati Bengkalis Kasmarni dan Danlanal Dumai sepakat bahwa sinergi TNI AL dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis tidak hanya sebatas keamanan, tetapi juga penguatan potensi ekonomi maritim. Melalui program ini, TNI AL mendapat sambutan positif dari warga, karena mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha maritim.
Rangkaian kegiatan tersebut dihadiri Ketua Cabang Daerah Jalasenastri Koarmada I TNI AL Ny. Dewi Abdul Haris, Pasintel Lanal Dumai Mayor Laut (E) Sudaryana Qodrio beserta istri, Dandenpom Lanal Dumai Mayor Laut (PM) Syaparudin beserta istri, Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, serta Kajari Bengkalis Nadda Lubis.
Kemudian, Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis Dr. Ersan Saputra, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bengkalis M. Arsya Fadillah, Ketua Pengadilan Negeri Bayu Soho Rahardjo, Ketua Pengadilan Agama Rahmatullah Ramadan, serta unsur Forkopimda dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis.
(Maj/Bkn)




