![]() |
| Komunitas DDC Mandau saat menggelar aksi penggalangan dana untuk korban banjir dan longsor di tiga provinsi. (Foto: Istimewa) |
BersamaKitaNews.com, Mandau - Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara menggerakkan Komunitas Duri Disabilities Center (DDC) untuk segera mengambil langkah solidaritas melalui pertemuan internal di Cafe Bakwah, Jalan Hangtuah Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, Selasa (02/12/2025).
Komunitas DDC ini membahas respon cepat sekaligus merumuskan aksi nyata, guna membantu para korban. Sebagai bentuk tindak lanjut, Komunitas DDC kemudian menggelar aksi penggalangan dana pada 30 November hingga 1 Desember 2025 dengan pendekatan yang lebih terkoordinasi.
Penggalangan dana tersebut dilakukan di dua persimpangan utama di Kecamatan Mandau, yakni Lampu Merah Simpang Telkom dan Lampu Merah Simpang Garoga, dengan melibatkan pengurus serta anggota yang turut turun langsung ke lapangan.
Dalam pemaparannya, Ketua Umum Komunitas DDC Mukhlis mengapresiasi semangat para anggota yang tetap menunjukkan kepedulian tinggi, meski memiliki keterbatasan.

"Walaupun mereka berkebutuhan khusus, rasa empatinya luar biasa terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa bencana," terang Mukhlis selaku Ketua Umum Komunitas DDC.
Tak hanya itu, Mukhlis juga berharap agar Komunitas DDC Kecamatan Mandau dapat menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk diterima dan dihargai secara setara oleh masyarakat. Komunitas DDC Peduli Bencana ini merupakan wujud kebersamaan dalam keberagaman.
"Aksi kemanusiaan ini juga diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban sekaligus menunjukkan bahwa setiap orang, tanpa memandang kondisi fisik, memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi sesama," tuturnya.
(Maj/Bkn)




