![]() |
| Muharmizan diketahui merupakan anggota Manggala Agni Daops Siak. (Foto: Istimewa) |
BersamaKitaNews.com, Bengkalis - Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu pejuang kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Muharmizan, yang gugur saat menjalankan tugas pemadaman di wilayah Kabupaten Bengkalis, Rabu (01/04/2026).
Muharmizan diketahui merupakan anggota Manggala Agni Daops Siak. Ia terlibat dalam upaya pemadaman api sejak pagi hingga sore hari sebelum akhirnya meninggal dunia. Kepergiannya menjadi kehilangan besar, khususnya dalam upaya penanggulangan karhutla di daerah tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Almarhum adalah sosok pejuang yang telah mengabdikan diri demi menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kasmarni.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta pengorbanan almarhum yang telah berjuang di garis depan dalam kondisi penuh risiko. Menurutnya, gugurnya Muharmizan menjadi pengingat bahwa penanggulangan karhutla membutuhkan keberanian, ketangguhan, serta pengorbanan besar.
Selain itu, Kasmarni mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran serta mendukung upaya pencegahan karhutla.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Mari bersama menjaga daerah kita agar terbebas dari bencana kabut asap,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Kasmarni mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
“Semoga amal ibadah almarhum diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan keikhlasan,” tutupnya.




